Minggu, 12 Juni 2011

45-19-25

Tepat rasanya diriku merasakan inginku
Memilih dirimu sebagai teman hatiku
Usai lambai tak kunjung selesai
Cerita lama sudah terajut rapih


Seandainya penguasa waktu sahabatku
Ingin aku ulang semua rajutku
Menggenggam lentik jari-jemari
Kecup indah menari-nari


Dari puisi mengalir kehatimu harapku
Seperti sesal tak menyesal langkahku
Rasanya tersesat didalam jalan yang lurus
Menemukan dirimu tak bersanding

-Anugraha Pangestu-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar